hari-darmawan-in-memoriam

Mengenang Pak Hari Darmawan, Pendiri Taman Wisata Matahari – Kesedihan mendalam masih dirasakan oleh keluarga, kerabat dan sahabat mendiang almarhum Bapak Hari Darmawan. Bahkan Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) menyampaikan duka cita atas meninggalnya pendiri Matahari Department Store Hari Darmawan. Sosok Hari dinilai sebagai tokoh yang memiliki kontribusi besar dalam dunia retail Indonesia.

“Beliau akan selalu dikenang atas perannya dalam memajukan retail Indonesia termasuk suplier-supliernya,” kata Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah dalam keterangan resminya yang disampaikan pada hari Minggu (11/3/2018).

Figur Sederhana Dan Pekerja Keras

Figur yang sederhana dan pekerja keras ini, banyak memberikan kesan baik yang dirasakan oleh Budihardjo Iduansjah saat mengenang Hari Darmawan. Menurutnya Hari Darmawan adalah sosok pengusaha yang hebat,  hal itu bukan tanpa alasan karena sejak kecil Hari dikenal sebagai anak yang tekun, pekerja keras dan selalu ingin menjadi pemenang.

“Bagi kami beliau adalah seorang guru sekaligus mentor yang sangat rendah hati, visioner, bijaksana dan sangat sosial serta memiliki karakter pengusaha hebat. Kedepannya kami berharap semoga kami dapat meneruskan perjuangan beliau untuk memajukan ritel di tanah air,” tutur Budihardjo.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Hari Darmawan ditemukan telah meninggal dunia di lokasi Sungai Ciliwung wilayah Taman Wisata Matahari Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Saat itu jenazah Hari diangkat dari sungai pukul 06.30 WIB Sabtu (10/3) pagi setelah terbawa arus sepanjang 100 meter.  Karena diduga kecelakaan terpeleset di lokasi sungai Ciliwung, sehingga membuat kondisi jenazah saat ditemukan terdapat luka lebam di sekujur tubuhnya termasuk pada bagian kepala.

Pihak Keluarga Menolak Autopsi

Meskipun melihat kondisi jenazah yang tubuhnya ditemukan luka akibat terjatuh, namun pihak keluarga tidak ingin melakukan autopsi terhadap jasad Hari Darmawan. Karena berdasarkan informasi dari pihak keluarga, sejauh ini keluarga yakin bahwa luka yang dialami pemilik Taman Wisata Matahari (TWM) hal yang normal dan murni karena kecelakaan.

Seperti diketahui sebelumnya dari keterangan keluarga, pak Hari Darmawan memang diduga terjatuh dari villanya. “Proses autopsi tidak dilakukan karena permintaan keluarga,” kata Marketing and Creative Manager Taman Wisata Matahari (TWM) Ilham Fadjriansyah.

Sementara itu sekretaris Dinas BPBD Kabupaten Bogor Budi Pranowo, juga mengirimkan Informasi yang disampaikan dalam keterangan resmi Taman Wisata Matahari (TWM). Selamat jalan Bapak Hari Darmawan.